Laman

Jumat, 26 Juli 2013

Dua Dunia


Bisakah kamu melihat jendela?  Dunia luas, bukan?

Langit terhampar, padang hijau yang luas, sinar yang terik, kicauan yang merdu, dan angin menghempas.

Duniamu

Duniaku

Memoriku memaksaku kembali pada alunan masa lalu

Masa lalu menina bobokan aku bersama kenanganmu

Ah Kamu, duniamu terhampar seperti jagat raya.

Luas tak berujung.

Pun, kamu menikmati dan terus berjalan.

Ah, andai saja aku punya dunia sepertimu..

Sayang, duniaku hanya mengitarimu, mengitari masa lalu kita....


Kepadamu, malaikat yang mungkin sudah bersama bidadari yang tidak sebaik aku.

Jumat, 21 Juni 2013

Bintang Mimpi


Malam ini cerah ya kupluk? Bintang bertebaran dengan pesonanya seolah menggoda untuk diraih. Tapi kamu hilang seperti bintang tertutup awan, ada namun tak nampak. Kamu seolah menggoda untuk dimiliki, namun setelah aku sudah ingin memilikimu kamu malah menjauh, huh. Susah memang mendekati bintang seindah kamu. Banyak wanita yang mengagumi keindahanmu. Walaupun aku terkejut kamu memilihku untuk menikmati keindahanmu. Ya, hanya sesaat memang namun berharga untukku. Wajar saja siapa yang ingin memilikiku? Aku hanya gadis berkerundung yang pendiam dan hanya fasih di dunia maya saja. Tapi sayang, setelah kamu tahu aku hanya fasih di dunia maya kamu seolah menghindar untuk mengenaliku lebih jauh. Padahal aku berharap aku akan menghidupi mimpi-mimpiku bersamamu. Apa kamu ingin tahu mimpiku apa? Sederhana. Aku hanya ingin menjalani hidupku bersamamu. Tawa, tangis, pilu denganmu. Aku ingin kamu mengelus kepalaku. Aku ingin bersandar dibahumu. Aku ingin menggila bersmamu. Aku ingin terlelap dipangkuanmu. Aku ingin belajar bermain gitar denganmu. Aku ingin kamu menyanyikan lagu untukku. Aku ingin kamu peluk, kupluk. Aku ingin melakukan apapun bersamamu.

Peluk aku, kupluk. Aku pilu, aku sedih, aku gila, aku sakit. Sakit.... melihatmu dengannya. Aku memang tidak mau percaya bahwa kamu yang dulu sudah ku peluk kini terbawa angin dan jatuh kepelukan orang lain. Ahhh... aku tidak mengerti cinta, sayang. Sulit untuk dimengerti namun harus memahami. Sulit dipercaya namun harus setia. Aku lelah dengan apa yang kusebut cinta. Terlihat dangkal memang namun bukan berarti tidak dalam. Terlihat bodoh namun kau tetap melakukannya. Sangat buta memang namun hatimu begitu jelas melihat. Sudahlah, manusia manapun jika jatuh cinta memang berlebihan. Memaklumi itu tindakan pintar karena suatu saat jika kamu menghakimi, kamu akan merasakan berlebihan itu.

kutipan dari film yang ku tonton "kamu harus bersenang-senang dalam menjalani hidup dan buatlah orang lain senang" 

Berbahagialah, kupluk. walaupun bukan bersamaku :’) 

Rabu, 19 Juni 2013

selamat kembali pria kupluk (semoga)


Hai, pria kupluk. Apa kabarmu? Semoga kamu masih berada dalam lindungan Allah ya. Itulah permohonanku padaNya. Kalu aku masih dalam lingkaran kenangan yang sampai sekarang masih mengekangku. Aku ingin kamu membantuku keluar dari lingkaran itu namun itu sama saja masuk kedalam jurang masa lalu. Indah namun menyesakkan
.
Kupluk, aku sangat rindu kamu. Aku sangat ingin kamu pulang tapi aku lebih ingin kamu pergi sejauh mungkin karena aku tahu saat kamu kembalipun kamu pasti pergi lagi, sayang. Ketahuilah, aku memang rumahmu yang kamu singgahi waktu kamu lelah dan kamu tinggal kalau kamu ingin pergi, namun bisakah kamu saat kamu pergi kamu berjanji untuk kembali?

Aku kesepian, kupluk. Peluk aku, katakan kalau kamu akan menangis bersamaku jika aku pilu. Aku sungguh rindu ucapan selamat tidur darimu. Aku rindu senyumanmu dihalaman rumahku. Aku rindu duduk disampingmu. Maaf aku pendiam. Itu karena aku tak pernah menemui malaikat sepertimu. Gugup? Pasti. Tahukah kamu? Itu pertama kalinya jantungku berdegup kencang seperti pacuan kuda tanpa jokinya. Entah lari kemana dan entah harus berbuat apa.

Seperti lirik lagu, “upaya ku tahu diri” seperti itu aku saat tahu kau sedang mendekati seorang perempuan yang cantiknya memang jauh dariku. Sungguh aku kecewa, sangat kecewa. Tapi aku bisa berbuat apa. Walaupun kamu bilang kamu sayang aku, nyatanya kamu mendekatinya kan? Aku mungkin salah padamu. Namun aku tidak pernah tahu salahku apa. Kamupun tak pernah mengatakannya kan?
Sayang, tak apa kamu pergi setidaknya aku sudah pernah memilikimu. Kadang memang apa yang kita inginkan belum tentu kita butuhkan. Setelah kita tahu apa yang kita butuhkan, belum tentu kita bisa memilikinya.

Pesanku untukmu, jadilah laki-laki yang penuh konsisten, gagah, tegas, namun jangan melukai hati wanita lagi. Jadilah ayah yang hebat untuk anakmu kelak. Jadilah pangeran kupluk yang menyayangi siapapun wanita yang kamu pilih nanti. Aku hanya berharap Allah mentakdirkan ku menjadi putri yang mendampingimu dengan sepenuh hati. Terlalu berharap? Memang. Karena aku yakin tak ada bintang yang  jatuh jika tidak ada yang menginginkannya dan berusaha menggapainya. Namun jika tak tergapai bukan berarti kamu gagal. Hanya saja kamu akan menggapai hal yang lebih indah dan berkilau dari bintang.

Selamat tinggal untuk kembali, kupluk. Semoga. 

Jumat, 24 Mei 2013

all of my reason of your question

Hey, kamu. Hari ini aku bakal ngepost hal yang mungkin jadi pernyataan kamu.
Kenapa aku bisa suka sama kamu?
Awalnya aku gak suka sama kamu, kamu pendiem dan gak pernah usaha deketin aku. Ya, jadi aku gatau sayang. Nah trus temen aku bilang kamu suka ama aku, aku biasa aja dong lagipula kamu udah pindah sekolah kan? Tapi aku tetep peduli kan sama kamu? Mana pernah aku cuekin sms kamu, kecuali aku gak ada pulsa. Kenapa? Karena aku tau betapa senengnya kamu kalau aku peduli sama kamu. Semakin jalannya waktu aku jadi suka sama kamu. Tapi sayang aku waktu itu udah punya pacar, itu juga karna kamu udah punya pacar. Jadi aku beraniin lupain kamu. Tapi bukannya lupa malah ternyata makin sayang sama kamu. Malah kamu kenal sama pacar aku. Makin gila aja aku.
Kenapa aku cuek sama kamu?
Sebenernya sayang, aku gak pernah cuek sama kamu. Tau gak? Tiap hari malah tiap aku buka twitter aku stalking kamu, aku tau siapa aja yg  follow kamu, mention kamu. Mungkin kalau di depan kamu aku pendiem. Kenapa? Aku mau liat kamu seberapa serius sama aku. Seberapa sayang sama aku seabrapa tahan sama sifat aku. Mungkin kamu gak sadar.
Kenapa aku bilang kamu nembak aku harus langsung?
Kamu tau kan kamu baru putus? Taulah orang kamu aja masih mention ama dia. Dibilang sakit mah sakit banget. Kayak kentut keliatan gak tapi bau. Oke, back to the topic. Nah aku gak mau kamu mainin aku, aku capek nunggu kamu trus kamu mau mainin aku? I’m sorry, I can’t. Enak aja emang lo siapa? Lo pikir gak lamu 2 tahun? Trus kalo jadian disakitin, putus minta balik? Wah gila pacaran aja sama kambing haha. Aku mau kalo nanti kita jadian kita pacaran kayak sahabatan, no lies, no fake, crazy but in love. Cieee banget gue ;D
Nah satu lagi, sebenernya nih tiap hari gue mau sms lu tapi malu ah ntar dikira ngarep. Gengsi? Iyalah gila kalo gak gengsi berarti murahan. Dan setiap gue sms itu gue kangen tau, beda sama lo mungkin lo Cuma kesepian.
Oke, thank you for averything. Someday you’ll read this. And like my words for  you. I love you more than you know. Bye my sweetest regret.

Selasa, 21 Mei 2013

kupluk :)

entah aku harus mulai darimana, entah aku harus bilang apa kalau kamu pergi dariku lagi. sakit sangat sakit. rasanya baru kemarin kamu jadian sama dia lalu putus dan kembali ke aku. sayang, aku memang rumah tempatmu istirahat namun aku terlalu rapuh untuk disakiti. tadinya kupikir aku menolak segala cinta yang datang kepadaku, aku meluangkan hati untukmu. sayang, selalu ada tempat untukmu dihatiku. namun aku wanita biasa mungkin bisa lelah jika kamu tak kunjung sadar aku selalu memelukmu dalam doa. mungkin Tuhan saja bosan mendengar namamu dalam percakapanku denganNya. Namun, aku yakin Tuhan akan selalu melindungimu untukku. Jika memang bukan kamu yang terbaik. Aku selalu ikhlas untuk melepasmu. tetapi sebelum itu terjadi, ketahuilah sayang, kamu adalah kesalahan dan penantian terindah yang ada di hidupku. terimakasih, laki-laki berkupluk. ;)

Jumat, 01 Maret 2013

Persimpangan Hati

Kamu... 

Seharusnya aku berterimakasih padamu atas sakit hatiku
Terimakasih atas pembalasan harapanku yang palsu
Karena kamu, aku menghargai kebahagian yang nampak setelah kepedihan 
Ku tebarkan senyum palsuku untukmu agar derai air mataku tampak seperti kebahagiaan

Tahukah kau bagimana hari yang kulewati dengan kebahagiaan palsuku?
Tahukah kau bagaimana hati menahan luapan amarah?
Tahukah kau bagaimana simpul senyum yang mengembang untuk kepalsuan?
Dan tahukah kau bagaimana kerja sinar mata kepedihan menjadi kebahagiaan?

Memang aku tak pernah ungkapkan perasaanku padamu. 
Namun apakah kau tak pernah meraskan?
Oh ya, aku tahu karena kau tak melihat dengan hati tetapi hanya dengan logika. Karena itu 'dia' yang kau pilih.