Bisakah kamu melihat jendela? Dunia luas, bukan?
Langit terhampar, padang hijau yang luas, sinar yang terik,
kicauan yang merdu, dan angin menghempas.
Duniamu
Duniaku
Memoriku memaksaku kembali pada alunan masa lalu
Masa lalu menina bobokan aku bersama kenanganmu
Ah Kamu, duniamu terhampar seperti jagat raya.
Luas tak berujung.
Pun, kamu menikmati dan terus berjalan.
Ah, andai saja aku punya dunia sepertimu..
Sayang, duniaku hanya mengitarimu, mengitari masa lalu
kita....
Kepadamu, malaikat yang mungkin sudah bersama bidadari yang
tidak sebaik aku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar